Negara Ini Haramkan Game Clash Of Clans

Para pemain Clash of Clans di iran harus membuang jauh-jauh keinginan mereka untuk bermain game populer in untuk sementara waktu. Hal ini disebabkan oleh pihak pemerintah yang telah memutuskan untuk memblokir sementara akses ke game yang dikembangkan oleh Supercell.

Apa alasan pemblokiran tersebut? Menurut Kementerian Hukum Iran, Clash of Clans di blokir karena game populer Teman Poker99 tersebut telah memberikan contoh kekerasan melalui edukasi dan promosi melalui perang antar suku.
Negara Ini Haramkan Game Clash Of Clans
Media di Iran menuliskan bahwa mayoritas anggota dari Committee For Determining Instances of Criminal merekomendasikan kepada pemerintah untuk memblokir game ini. Para anggota mengaku bahwa mereka menerima banyak laporan yang menyatakan bahwa Clash of Clans akan sangat berbahaya bagi anak muda Iran karena game ini mempromosikan kekerasan melalui perang antar suku dan juga sangat adiktif.

Komite ini kemudian memberikan rekomendasi kepada pemerintah dan juga provider internet Iran untuk memblokir game judi poker ini. Clash of Clans sendiri sangat digemari di Iran. Terdapat sekitar 64 persen gamer mobile yang memainkan game ini bahkan jumlah ini akan meningkat jika dihitung gamer mobile yang pernah mencoba game ini.

Clash of Clans sendiri bukanlah game mobile pertama yang diblokir oleh pemerintah Iran. Pada Agustus 2016 lalu, pemerintah Iran juga memutuskan untuk memblokir Pokemon Go yang dikembangkan oleh Niantic Labs. Game tersebut dianggap sebagai game yang dapat menyebabkan kecanduan dan juga membuat para pemainnya pergi semua tempat bahkan tempat yang dilarang oleh seperti instalasi pemerintah.

Hingga saat ini belum terdapat kabar apakah pemerintah Iran akan mencabut larang bermain game Clash of Clans suatu saat nanti.

Continue Reading

Clash of Dynasty, Penantang Clash of Clans Dengan Cita Rasa Lokal

Para publisher game lokal semakin menunjukan eksitensinya. Setelah sejumlah game lokal yang dibuat oleh developer Indonesia yang berhasil meraih respon positif, kali ini hadir game akun Sbobet yang diberinama Clash of Dynasty yang ditargetkan sebagai penantang dari Clash of Clans untuk para pengguna Indonesia.

Game yang dikembangkan oleh MOGA ini mengambil menggunakan latar belakang peradaban kuno yang hilang ditelan samudera yaitu Atlantis. Clash of Dynasty ini menghadirkan fitur yang dimana pemain dapat mengendarikan unsur dialam seperti api, es, angin dan petir.
Clash of Dynasty, Penantang Clash of Clans Dengan Cita Rasa Lokal
“Fitur utama dari permainan ini adlaah eksplorasi, petualangan, quest dan pertempuran. Pemain dapat saling mengadu kekuatan dan juga bertarung dengan pemain lain,” kata Ferrij Lumoring, Chief Technology Office dari MOGA.

Untuk meningkat tingkat keseruan dari permainan, Clash of Dynasty juga menerapakn sistem penggunaan kartu. Dengan penggunaan kartu ini, para gamer Sbobet casino dapat meningkatkan kekuatannya. Setiap kartu yang digunakan memiliki fungsi yang berbeda sehingga para pemain akan dituntut untuk menggunakan strategi yang berbeda.

Selain itu, MOGA juga memfokuskan pada bagian grafis. Dengan penggunaan engine U3D, tampilan Clash of Dynasty terlihat lebih nyata sehingga menambah keseruan dari game ini. “Gamer akan merasakan seperti pertempuran secara langsung. Dengan tampilan visual yang mengagumkan dalam menjelajahi daerah baru. Selain itu, gamer juga akan mendapatkan pengalaman yang mengesankan dari bermain game ini,” kata Ferrij.

Dengan kelebihannya itu, Ferrij mengaku cukup optimis jika Clash of Dynasty akan diminati oleh para pecinta mobile game di Indonesia. Saat ini menurut data yang dirilis oleh Newzoo, Indonesia merupakan salah satu pasar game https://www.temanjudi.com/Register terbesar di Asia Tenggara.

Indonesia saat ini memiliki 38 juta gamer yang diprediksi menghabiskan lebih dari 704.4 juta dollar AS pada tahun 2015 untuk membeli berbagai item game. Selain itu, segmen mobile game juga merupakan pasar terbesar dengan market share mencapai 57 persen.

Saat ini Clash of Dynasty sudah dapat di download di Playstore Android. Dalam waktu dekat MOGA akan merilis untuk versi iOS.

Continue Reading

Mengapa Pokemon Go Ditinggal Oleh Pemainnya

Sejak pertama diperkenalkan pada awal bulan Juli 2016, Pokemon Go yang merupakan jenis game berbasis augmented reality (AR) ini langsung menjadi perbincangan hangat di dunia dan berhasil tampil sebagai game paling populer dan paling banyak di-download.

Tetapi sejak satu bulan Pokemon Go dirilis, banyak analisis independen yang mengatakan bahwa popularitas dari game buatan Niantic Labs ini telah merosot. Seperti dikutip oleh Ringke Rearth EC Store Jakarta Shopee dari Sensor Tower, SurveyMonkey dan Apptopia melalui Bloomberg pada banyak pemain harian dan unduhan serta waktu yang dihabiskan bermain Pokemon Go setiap harinya pun semakin menurun drastis.

Serta menurut data yang dibuat oleh Axiom Capital Management menyatakan bahwa jika saat ini sudah lebih dari 15 juta pemain aktif Pokemon Go setiap harinya telah tidak mengakses game tersebut dari tanggal 17 Juli hingga 16 Agustus 2016.

Sebenarnya apa yang menjadi penyebab dari game Pokemon Go mulai banyak ditinggalkan oleh penggemarnya? Berikut ini beberapa fakta yang dapat menjadi pertimbangan:

Seleksi Alam

Hanya beberapa hari sejak Pokemon Go diperkenalkan bagi pengguna di Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat, maka game ini langsung terkenal dan menjadi game paling populer dan berhasil mengalahkan game seperti Clash of Clans dan Clash Royale pada saat pertama sekali dirilis.

Seperti pedang bermata dua, dengan mencapai 50 juta lebih pemain aktif setiap harinya, akhirnya kepopuleran dari Pokemon Go pun akhirnya habis oleh waktu.
Dalam tempo hanya tiga minggu peluncuran game ini di toko aplikasi, seleksi alam pun telah terjadi dimana terlihat jelas mana yang merupakan pemain sebenarnya dan pemain yang hanya ikutan bermain.

Tanggapan Negatif

Beberapa keputusan kontroversial yang diambil oleh pihak Niantic dalam game berbasis augmented reality (AR) ini pun banyak mendapatkan respon negatif dari pemain Pokemon Go.

Tidak adanya solusi seperti fitur pelacak Pokemon yang lebih user friendly membuat pemain menggunakan fitur pelacak dari pihak ketiga seperti PokeVision, PokeWhere dan juga lainnya.

Tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama. Dengan alasan tidak ingin merusak pengalaman menjelajahi peta untuk mencari pokemon, maka Niantic bersikeras untuk menutup akses bagi setiap penggunaan fitur pihak ketiga.

Blokir Akun
Pemain yang masih bersikeras menggunakan fitur pelacak pihak ketiga, maka Niantic pun mulai memberlakukan blokir akun pemain secara permanen yaitu bagi pemain yang menggunakan bot dan cara curang lainnya.
Bila dilihat lebih teliti dengan melihat ketiga masalah di atas adalah logis penurunan jumlah pemain yang secara tajam dan terlihat masuk kal. Hal ini tidak hanya dialami oleh Pokemon Go saja tetapi beberapa game-game lainnya juga mengalami penurunan pengguna setiap harinya.

Continue Reading

Berikut Daftar Konsol Gim Lama dan Termahal di Dunia

Setiap pemain game konsol video gim pastilah mengetahui bahwa harga konsol tersebut tidaklah murah. Tetapi nyatanya beberapa konsol terbaru justru lebih terjangkau dibandingkan dengan konsol yang telah lama.

Seperti dilansir oleh Ringke Rearth EC Store Jakarta Shopee dari Huffington Post yang menyusun daftar konsol gim terbaru dan lama dan menampilkan harga dari konsol tersebut yang telah disesuaikan dengan inflasi.

Ternyata konsol gim lama yang termahal adalah Neo Geo yang dirilis pada tahun 1990 seharga US$ 1.179 ataupun sekitar Rp 15,5 juta. Meskipun pertama sekali dirilis pada tahun 1990, Neo Geo sendiri masih mendukung gim lama hingga pada akhir tahun 2014 dan gim terakhirnya adalah Samurai Shodown V Special.

Di urutan runner up bertenggar 3DO yang diperkenalkan pada tahun 1993 dengan harga US$ 1,149 ataupun Rp 15,1 jutaan. Kemudian di posisi ketiga terdapat konsol yang dibuat oleh Intellevison yang dikeluarkan pada tahun 1979 seharga US$ 980 atau Rp 12,9 jutaan.

Dari grafik di atas memperlihatkan bahwa sistem Nintendo juga memiliki nilai yang cukup bagus, tetapi Nintendo malah berada di bawah daftar. Misalnya saja Nintendo NES yang dikeluarkan pada tahun 1986 hanya diberandol dengan harga US$ 441 ataupun sekitar Rp 5,8 juta.

Hal ini disebabkan karena perusahaan terlalu foksus kepada gim seperi “Mario Kart” dan “Super Smash Brothers”. Dengan hasil ini maka dapat dikatakan Nintendo berhasil meraup keuntungan dari gim dan device pendukung buatannya sendiri. Tetapi banyak gamer yang berpendapat sistem Nintendo tampak usang pada saat dirilis. Contohnya saja dalam hal spesifikasi, Nintendo Wii U dinilai malah ketinggalan dibandingkan dengan Sony Playstation 3 dan Xbox 360. Nintendo Wii U secara menyeluruh kurang mengesankan jika dibandingkan dengan  PlayStation 4 dan Xbox One.

Continue Reading

Fitur Baru pada Pokemon Go


Bagi pemain game Pokemon Go yang telah bosan dengan fitur dari gameplay ini agaknya bakalan mendapatkan update yang membuat game ini lebih menarik. Seperti lansir dari halaman resmi Niantic pada hari Rabu (24 Agustus 2016), Niantic telah menginformasi akan menyediakan update dengan memperkenal satu fitur baru yaitu Appraisal. Dengan fitur baru ini, pemain dapat memprioritaskan Pokemon mana yang akan didahulukan untuk diberikan Candy.
Selain itu juga pemain juga dapat mempelajari kemampuan untuk mempertahnkan Pokemon dari pimpinan tim mereka (Candela, Blanche, atau Spark) sehingga dapat ditentukan Pokemon mana yang mempunyai potensi untuk digunakan saat bertarung.

Berdasarkan keterangan yang dikeluarkan secara resmi oleh Niantic yang dikutip oleh Spigen EC Store Jakarta Shopee ini daripada memberikan candy secara acak kepada Pokemon maka lebih baik memberikan kesempatan kepada pemain untuk memiliki Pokemon yang juga dapat berkembang lebih baik.

Tetapi masih disayangkan, pihak Niantic masih belum memberikan kejelasan kapan update tersebut akan dirilis. Selain itu juga Niantic juga memberikan janji untuk update fitur trading dan bertarung di luar gym yang saat ini memang sedang dikembangkan untuk Pokemon Go.

Continue Reading