iPhone 7 Akan Masuk Ke Indonesia Akhir Tahun 2016

Jakarta – Wacana atas pemangkasan birokrasi uji laboratorium ponsel yang dilontarkan oleh Menkominfo Rudiantara sudah ditanggapi positif oleh iBox. Gerai Apple Premium Reseller Teman 4D itu pun akhirnya optimistis iPhone 7 yang baru saja dirilis dapat cepat masuk ke negara Indonesia.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Apple Certified Trainer iBox Teman 4D yaitu Mahendra Hatmoko. Ia juga mengatakan dengan dipangkasnya tahapan uji laboratorium maka ponsel tersebut dapat memudahkan proses masuknya ponsel global tersebut ke Indonesia.

iPhone 7 sendiri memang saat ini sudah didaftarkan untuk dilakukan uji laboratorium kepada Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika dari Kemenkominfo. Hal ini pun diharapkan dapat memuluskan jalan ponsel iPhone 7 ke Indonesia, bukan tidak mungkin juga di akhir tahun 2016 ini.

“Secara ritme sebelumnya, akhir 3-6 bulan setelah dirilis di negara Amerika Serikat. Tetapi kami yang optimis akhir tahun ini, karena Apple terus mengejar momen Natal dan Tahun Baru juga,” tutur Mahendra saat akan ditemui usai acara Sharing dan Demo iOS 10 di iBox Kota Kasablanka, di Jakarta, pada Kamis (15/9/2016).

Namun ia juga memberikan catatan hal tersebut dapat terwujud saja jika proses sertifikasi oleh pemerintah Judi Togel dapat berjalan mulus dan tidak ada kendala apapun dalam proses impor.

Saat ditanya akankah iPhone 6S akan masuk lebih dulu ketimbang dari iPhone 7, Mahendra menjawab dirinya belum dapat memastikan. Namun biasanya saja, ketika Apple juga mengeluarkan produk paling anyar, secara otomatis mereka akan juga fokus dalam memproduksi perangkat barunya.

Menyoal apakah Apple Togel Singapura kerap menganaktirikan negara Indonesia dibandingkan dari negara Asia Tenggara lainnya, Mahendra tidak atau kurang sependapat. Menurutnya tidak melululah Indonesia mendapat jatah terakhir dari produk-produk Apple.

Memang sudah beberapa kali, produk yang baru dirilis oleh perusahaan berbasis di Cupertino, kota California, di Amerika Serikat itu masuk lebih dulu ke Indonesia ketimbang ke beberapa negara di kawasan ASEAN.

“Beberapa kali memang sempat lebih dulu ketimbang di Thailand dan Malaysia, seperti contohnya iPhone 5S dan juga jajaran komputer Apple,” ungkap lagi Mahendra.

Ia juga berpendapat bahwa Apple mempunyai beberapa kebijakan yang berbeda di setiap negara. Kebijakan tersebut juga dipengaruhi oleh karakteristik dari suatu negara, metode dan proses dalam memasukan barang impor yang sudah tertera dalam situs mereka.

“Saya merasa ketika Apple akan merilis produk baru, mereka ingin segera tersedia di seluruh negara tersebut,” pungkasnya.

You may also like